kesehatan anak, Psikologi anak, Ebook Kedokteran,

Kamis, 23 April 2009

ASAL - USUL KATA SIMALUNGUN

Simalungun adalah merupakan salah satu jenis etnik batak yang kebayakan mendiami daerah kabupaten simalungun sumatera utara, memiliki budaya dan bahasa daerah yang tersendiri. Asal kata simalungun ini masih banyak di perdebatkan.
Bagaimana kata simalungun itu menjadi sebuah nama mungkin bisa saya bahasa dalam beberapa sumber yg saya baca:
Didalam tulisan di Harian Sinar Indonesia Baru (SIB)bulan januari 1997 tentang : apa sebab dan artinya maka di sebut simalungun. ternyata telah mengundang tanggapan dari beberapa tokoh dan pengemuka masyarakat simalungun.Tanggapan dimaksud juga banyak kita dengar diantara masyarakat awam simalungun itu sendiri.


Menurut bapak O.J. Sinaga dari Tiga balata menyebutkan di harian SIB 15 Januari 1977 dengan judul : BUKAN SIBALUNGUN, BUKAN SIMELUNGUN, MELAINKAN SIMALUNGUN”
. Menurut beliau perubahan-perubahan kata tersebut masih memerlukan pengurain kata secara etimologis dan masih memerlukan pembuktian lanjut atau pembahasan yang lebih mendalam, dan tidak hanya di dasarkan pada pendapat seseorang tetapi sebaiknya dilakukan melalui penelitian dan analisis ilmiah terhadap fakta-fakta sejarah, sehingga di peroleh pengertian bersama yang dapat diterima akal sehat atau pikiran logis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pertanggungjawaban dimaksud, dimana arti dan makna kata simalungun yang di dapat sedapat mungkin sesuai dengan alam kehidupan nyata orang simalungun, baik kepribadian, cara atau pola piker dan falsafah hidup dari masyarakat simalungun.
Beberapa pertanyaan yang perlu di jawab untuk menjelaskan asal-usul nama sinalungun :
  1. Bagaimana sejarahnya sehingga terjadi nama atau sebutan simalungun ?
  2. Siapa yang memberikan nama simalungun itu ?
  3. Sejak kapankah nama itu ada atau sejak tahun/ababd keberapakah nama itu mulai di pergunakan?
  4. Apa latarbelakang atau alasan-alasan pemberian nama itu dan kenapa tidak nama yang lain?
  5. Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang erat hubungan nya dengan pola pikir, sifat-sifat kepribadian dan falsafah orang simalungun.
Beberapa pendapat tentang kata simalungun yang telah ada:
  1. Pendapat U.HAMDAR ( Drs. Urich H. Damanik)
Simalungun berasal dari kata : Si-ma-lungun, yaitu bertitik tolak daeri pemecahan kata secara etimologis, bahwa si adalah kata penunjuk, ma adalah awalan, lungun artinya sunyi atau rindu.
  1. Pendapat Drs.Kasim sipayung
Berasal dari kata siou-ma-lungun, dengan penjelasan bahwa siou adalah daerah atau wilayah, ma adalah awalan, lungun adalah sunyi atau rindu. Malungun berarti yang sunyi atau yang dirindui.
  1. Pendapat T.Ms.Purbaraya
Berasal dari kata : Sio-ma-lungun, yakni menghubungkan dengan sejarah runtuhnya kerajaan Silou Tua sebagai lanjutan kerajaan Nagur dan lain-lain yang berhubungan dengan kepindahan penduduk (migrasi) dan wabah penyakit sampar.
  1. Pendapat T.B.A Purba Tambak
Bersasal dari kata simou dan Lungun. Simou artinya samar-samar yakni antara terlihat dan tidak terlihat, tetapi jelas ada. Ibarat sima (kuman) tidak dapat dilihat dengan terang tetapi jelas ada. Lungun artinya lungun atau lengang, karena wilayah itu dulunya adalah terdiri dari hutan belantara yang sunyi dan lengang dimana penduduknya hampir tidak kelihatan.
  1. Pendapat D.Kenan Purba, SH
Berasal dari kata sima-lungun. Sima artinya sisa, lungun artinya kesedihan, maka simalungun artinya sisa kesedihan. Dalam bahasa daerah simalungun di sebut : sima-sima ni lungun yang akhirnya dilafalkan menjadi simalungun.
Sangat diharapkan Buat kita yang mengerti atau memiliki kepustakaan atau sekedar memberikan pendapat tentang tulisan diatas, agar mau memberikan komentar dan kritik yang membangun terhadap topik tersebut,,,
Semoga nantinya bisa menjadi refrensi yang lebih kuat lagi ,,,
Ayo bangun tanah simalungun... bangun dari segala hal positif. Termasuk asal usul simalungun itu sendiri agar tidak mudah dicela atau digoyang orang laen.
Viva simalungun.. horas..
By: Jhoni pehulisa sembiring













































































simalungun,simalungun city hotel,simalungun mp3,simalungun lagu, simalungun news, simalungun dalam rangka, simalungun mada, simalungun terbaru, simalungun auto care,  simalungun kenangan manis, simalungun pos, simalungun atas, simalungun abang purba, simalungun abang ganteng,  simalungun are-are, simalungun au nimu,simalungun agama, adat simalungun aksara simalungun alkitab simalungun, simalungun bps, simalungun bukan batak, simalungun batak, simalungun bungung au, simalungun baru simalungun botou, simalungun bang jefri, simalungun berita, simalungun bang saragih, simalungun bawah, simalungun city hotel kabupaten simalungun sumatera utara, simalungun city, simalungun cinta kelapa, simalungun calon parumaen, simalungun cpns, simalungun culture, simalungun duri dap dap, simalungun duri ni dap dap, simalungun dalam rangka 2015 pdf etnis simalungun, extrim simalungun, ende simalungun, efarina simalungun, lagu simalungun elvi, simalungun elvi mp3,  adat simalungun memasuki rumah baru, adat simalungun 2, adat simalungun pernikahan, adat simalungun tardidi, adat simalungun 2011, adat simalungun friens
pakaian adat simalungun, rumah adat simalungun, adat batak simalungun, baju adat simalungun,  acara adat simalungun, adat adat simalungun, aturan adat simalungun, aturan adat simalungun, adat batak simalungun pernikahan, adat budaya simalungun, pakaian adat simalungun batak,  rumah adat batak simalungun, taian adat simalungun, lagu adat batak simalungun, cerita adat simalungun, adat simalungun adat di simalungun, pakaian adat simalungun dan pejelasannya, pakaian adat simalungun dan penjalasan, pakaian adat daerah simalungun, adat pernikahan simalungun, pakaian adat batak simalungun dan keterangannya,  foto adat simalungun, gambar adat simalungun, hukum adat simalungun, horja adat simalungun, adat istiadat simalungun, upara adat kematian simalungun, kebaya adat simalungun, kain adat simalungun, lagu simalungun life, adat marhajabuan simalungun, adat sayur matua simalungun, makanan adat simalungun makalah adat simalungun, musik adat simalungun, adat nikah simalungun, adat ni simalungun, adat nikah simalungun adat perkawinan simalungun, pesta adat perkawinan simalungun, adat istiadat perkawainan simalungun,  upacara adat perkawinan simalungun, adat istiadat pernikahan simalungun, pakaian adat pengantin simalungun, persta adat simalungun, adat suku simalungun rumah adat suku simalungun, pakian adat simalungun, adat istiadat suku simalungun, upacara adat suku simalungun, tarian adat suku simalungun  adat perkawinan suku simalungun, adat kematian suku simalungun, senjata adat simalungun, tarian adat simalungun, tradisi adat simalungun, topi adat simalungun, tentang adat simalungun, tortor adat simalungun ulos adat simalungun, undangan adat simalungun, viedeo adat simalungun, youtube adat simalungun

Selasa, 21 April 2009

Bagaimana membuat anak laki-laki?

Bagaimana membuat anak laki-laki?

Pada masa kini dan kurun waktu mendatang keluarga kecil memang ideal danbaik anak laki-laki dan perempuan sama saja. Namun masih banyak kita jumpai suami yang meninggalkan istri karena istri tidak mampu melahirkan anak dari jenis kelamin yang diinginkan, atau sering kita lihat suami-istri belum akan berhenti berreproduksi, walaupun sudah lahir anak ke sekian, karena jenis kelamin anak yang ia dambakan belum kunjung dating, yang akhirnya akan menjadikan suatukeluarga besar.

Dalam suku karo (ada sebagian orang karo tidak menyebut diri nya batak karo), memiliki kuturunan anak laki-laki adalah sangat penting, karena dalam melalui anak laki-lakilah suatu marga itu dapat di turunkan (menganut garis keturunan ayah/patrilinial).

Dalam hal ini, penulis tidak akan membahas lebih mendalam tentang pentingnya anak laki-laki, tetapi karena dalam menentukan jenis kelamin anak itu sangat penting maka saya akan membahas beberapa upaya dan usaha bagaimana bila kita ingin memilih jenis kelamin bayi kita.

Upaya berlandaskan teori kuno:

Beribu tahun yang lalu tercatat bahwa manusia telah berusaha dan ingin memilih jenis kelamin anaknya, upaya tersebut dilakukan dalam upacara tradisional. Mari kita simak beberapa cara yang di lakukan oleh mereka.

Teori kanan dan kiri

Permedines (540 SM) seorang filsuf yunani mengatakan bahwa wanita mempunya dua peranakan, satu kanan dan satu kiri. Anak laki-laki pertumbuhannya di peranakan kanan dan bayi perempuan di peranakan kiri. Apabila menginginkan anak perempuan, pada waktu bersetubuh istri harus berbaring miring pada sisi kirinya. Sebaliknya bila yang di inginkan anak laki-laki maka berbaringlah pada sisi kanan agar benih suami mengalir pada peranakan yang tepat.

Hipocrates (460-377 SM) tidaklah cukup hanya dengan berbaring miring ke sisi kanan, malahan testis (buah pelir) harus di ikat kuat dengan seutas tali waktu bersetubuh, apabila menginginkan anak laki-laki.

Menurut Democritus( 460-360 SM) baik pria maupun wanita menghasilkan bibit yang menentukan jenis kelamin dan watak anak adalah suatu mozaik yang terbentuk pada percampuran pada ke dua benih ini. Apabila yang dominant adalah perempuan, keturunannya adalah perempuan, sebaliknya bila yang memegang peranan pria, akan lahir bayi laki-laki.

Dapat di anggap bahwa Democritus adalah pelopor kuno dari teori kromosom moderen.

Aristoteles (384-322 SM) percaya bahwa bibit yang lebih kuat mengalir sewaktu bersetubuh akan menentukan kelamin bayi dalam kandungan. Ditambahkannya bahwa kekuatan ini dipengaruhi oleh situasi dan kondisi dalam sekeliling seperti hembusan angina dan lain-lain. Dikatakannya, bahwa akan lebih banyak anak laki-laki dilahirkan apabila persetubahan pada waktu angina utara bertiup dibandingakan dengan angina selatan berhembus. Sebab angin selatan bersifat lembab dan ini merupakan predisposisi anak perempuan.

Sebenarnya masih banyak teori-teori masyarakat dahulu dalam upaya untuk memilih jenis kelamin anak yang mereka inginkan. Namun bisa di bayangkan betapa repotnya nenek moyang kita dulu dan betapa romantisnya mereka karena persetubuhan harus setiapsaat di putar dan dimiringkan kekanan dank e kiri; harus melihat arah utara atau selatan sambil menunggu berhembusnya angina sepoi-sepoi basah dengan tujuan memperoleh jenis kelamin anank yang di harapkan.

Namun teori yang banyak digunakan saat ini yang secara ilmiah telah dilaporkan adalah sebagai berikut:

Prosedur dan pedoman bagi yang mendambakan bayi perempuan :

  1. lakukan bersetubuh 3 hari sebelum ovulasi, lalu hentikanlah 2hari menjelang ovulasi. Bersetubuh dapat di ulang lagi 2 hari setelah ovulasi.
  2. Dekat sebelum anda melakukan persetubuhan beberapa kali liang kemaluan di bilang dengan campuran 1 liter air dan 2 sendok makan garam meja putih.
  3. Sang istri hendaknya berusaha menghindari orgasme, karena hal ini akan mengeluarkan sekresi alkalis yang mentralisir lingkungan asam.
  4. Pilihlah posisi muka berhadapan muka, suami diatas dan istri di bawah, agar sperma tidak langsung menerobos ke mulut serviks uteri ( mulut leher rahim).
  5. Sebaiknya pada saat suami terjadi orgasme dan ejakulasi, jangan lakukan penetrasi penis yang dalam, keluarkan sebagian.
  6. Mengadakan hubungan kelamin setelah haid setiap 2 hari secara teratur sampai 2-3 hari sebelum ovulasi akan lebih baeik. Karena jumlah sperma yang relative kecil dapat memperbesar kemungkinan memperoleh bayi perempuan.

Prosedur dan pedoman bagi yang mendambakan bayi laki-laki

  1. Lakukan persetubuhan sedekat mungkin dengan detik terjadinya ovulasi, atau tepatnya 12 jam sebelum dan sesudah ovulasi.
  2. sesaat sebelum persetubuhan setiap kali istri membilas liang kemaluan dengan campuran 1 liter air dan 2 sendok makan garam soda (natrium bikarbonat-soda)
  3. Kalo dapat sebaiknya istri mencapai orgasme lebih dahulu, disusul oleh orgasme suami.
  4. Posisi yang di anjurkan adalah knee-chest (genu pectoral), dimana suami mendekati istrinya dari belakang.
  5. Pada detik suami mencapai orgasme dan ejakulasi, lakukanlah penetrasi penis yang dalam.
  6. Puasa atau pantangan bersetubuh sangat di perlukan mulai dari haid kering sampai hari terjadinya ovulasi. Maksud nya agar volume dan jumlah sperma per cc akan menjadi sebanyakmungkin.

Yang jelas pedoman dan prosedur diatas aman dan sederhana, namun hasilnya tidak di jamin 100 %. Menurut hasil laopran Shettles hsil klinis yang di peroleh 80% dan kalo psangan bener2 teliti apalagi kalo bilasan dan ovulasi tepat pada waktunya, maka angka kesuksesan mencapai 85-90%.

Namun semuanya itu sekedar usaha dan masukan secara ilmiah, namun sebagai umat beragama mari selalu diberdoa agar apapun yang dilakukan dan direncanakan juga di berkati dan direstui oleh Tuhan.

Mungkin masih banyak kekurangan dalam penulisan ini, dan penggunaan istilah yang kurang di mengerti bila pembaca kesulitan dapat ditanyakan ke kami. Saran, kritik serta masukan sangat kami harapkan dalam tulisan ini. Semoga bermanfaat.

Sumber : Rustam Mochtar, Dr.Prof. MPH,“Sinopsis obstetric, obstetric operatif dan obstetric sosial” jilid2, edisi 2,Jakarta: EGC, 1998.

mejuah juah , horas

mejuah juah man banta kerina ,,
sebenarnya saya bukan orang yg terlalu suka menulis,,,
tapi dalam tahap pertama ini saya akan mencoba untuk berbagi dan menulis hal2 yang berhubungan atau tidak berhubungan dengan diri saya ,,
saran dan komentar sangat saya perlukan dalam blog ini ,,,
semoga blog ini menjadi blog yang bermanfaat buat saya dan juga buat pembaca,,,
Bujur melala,,, diate tupa,, mauliate godang,,,,

Jo's

EBOOK GRATIS

”buku ”buku ”buku ”diagnosis ”buku

Entri Populer